PERTUNJUKAN SOLO VIOLIN DALAM KARYA CONCERTO IN G MAJOR, CONCERTO IN E MAJOR: FIRST MOVEMENT DAN FATWA PUJANGGA

Tsaniyatul Asra, 03204617 (2021) PERTUNJUKAN SOLO VIOLIN DALAM KARYA CONCERTO IN G MAJOR, CONCERTO IN E MAJOR: FIRST MOVEMENT DAN FATWA PUJANGGA. Strata thesis, Institut Seni Indonesia Padangpanjang.

[img] Text (COVER)
COVER & HALAMAN PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK & DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV - DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (03204617 - TSANIYATUL ASRA)
03204617 - TSANIYATUL ASRA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (12MB)

Abstract

Concerto In G Major, Repertoar pertama, Concerto in G Major karya Antonio Vivaldi. Conserto tiga bagian ini ditulis antara pertengahan 1720 dan 1730.Concerto In G Major merupakan karya pada zaman Barok. Penyaji menyajikan repertoar ini dengan format solo violin yang diiringi audio rekaman midi yang telah diorkestrasikan ulang oleh Aby Rahman. Concerto In E Major: First movement Concerto In E Major: First movement adalah karya dari Antonio Vivaldi. Concerto In E Major ditulis pada tahun 1725, merupakan konserto pertama yang ditulis Vivaldi dalam “The Four Season”. “The Four Seasons” berisi empat konserto yang masing-masing diberi nama sesuai nama musim yaitu La Primavera (musim semi), L’estate (musim panas), L’autumno (musim dingin). Pada pertunjukan ini, penyaji membawakan konserto pertama dalam “The Four Season” yaitu “La Primavera” yang berarti musim semi. Sesuai dengan namanya, konserto ini menceritakan tentang keadaan dan suasana yang terjadi saat musim semi datang. Fatwa Pujangga, Fatwa Pujangga merupakan karya Said Effendi. Said Effendi adalah seorang seniman musik Melayu pada era 1950-ansampai 1970-an. Di masa jayanya, beliau banyak menerima surat dari para penggemarnya. Diantara sekian banyak surat yang masuk, salah satunya ada yang mengutarakan isi hatinya. Menerima surat tersebut, Said Effendi tak tahu kemana surat balasan harus dilayangkan dan dalam suasana hati yang berkecamuk itulah dia melahirkan lagu Fatwa Pujangga. Repertoar Fatwa Pujangga ini diarransemen ulang oleh Andre Dwi Wibowo ke dalam bentuk garapan solo violin dengan iringan ensamble string, dan instrumen tradisi Melayu. Kata Kunci: Pertunjukan Solo; Violin; Karya Concerto; in G Major; Concerto In E Major; First Movement; Fatwa Pujangga.

Item Type: Thesis (Strata)
Uncontrolled Keywords: Pertunjukan Solo; Violin; Karya Concerto; in G Major; Concerto In E Major; First Movement; Fatwa Pujangga.
Subjects: Seni Pertunjukan > Seni Musik
Seni Pertunjukan
Divisions: Fakultas Seni Pertunjukan > Prodi Seni Musik
Depositing User: Tulus Setiawan
Date Deposited: 08 Sep 2021 08:20
Last Modified: 08 Sep 2021 08:20
URI: http://repository.isi-padangpanjang.ac.id/id/eprint/1264

Actions (login required)

View Item View Item